Megadream99 – Luka Modric ikut angkat bicara mengenai situasi Cristiano Ronaldo yang tengah bersitegang dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus. Mantan rekan setim Ronaldo di Real Madrid itu berharap persoalan tersebut segera menemukan jalan keluar yang baik.
Modric dan Ronaldo pernah bermain bersama selama enam musim di Santiago Bernabeu. Keduanya meraih empat gelar Liga Champions selama periode tersebut sebelum akhirnya menjalani karier masing-masing di klub berbeda.
Ronaldo kini membela Al-Nassr di Liga Arab Saudi dan masih menjadi bagian dari Timnas Portugal. Namun, masa depannya bersama Selecao das Quinas sempat dipertanyakan setelah perselisihannya dengan Jesus menyusul kemenangan atas Norwegia di UEFA Nations League.
Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal setelah pertemuan dengan Jesus dan kemudian menjelaskan versinya melalui pernyataan panjang di media sosial. Ia mengaku kecewa karena merasa Jesus telah mengingkari kesepakatan, tetapi tetap membuka peluang untuk kembali membela Portugal setelah menjalani hukuman jika ada.
Modric Nilai Ronaldo Layak Dapat Perpisahan Istimewa

Modric mengetahui situasi Ronaldo dari luar karena sedang menjalani tugas bersama Timnas Kroasia. Setelah Kroasia kalah 1-2 dari Spanyol, gelandang AC Milan tersebut mendapat pertanyaan mengenai persoalan yang sedang dialami mantan rekannya.
Modric menilai Ronaldo memiliki posisi istimewa dalam sejarah sepak bola Portugal. Karena itu, ia berharap pemain berusia 41 tahun tersebut tetap mendapatkan kesempatan untuk mengakhiri karier internasional dengan cara yang layak.
“Cristiano adalah pemain terbaik dalam sejarah Portugal dan dia pantas mendapatkan perpisahan serta akhir yang lebih baik bersama tim nasional,” kata Modric.
“Sedih melihat hal ini terjadi kepada Cristiano di negaranya sendiri. Namun, saya pikir mereka akan menemukan solusi karena Cris layak mendapatkan, baik jika dia pensiun maupun memutuskan tidak melanjutkan bersama tim nasional, sebuah perpisahan luar biasa yang mencerminkan apa yang pantas dia dapatkan. Jadi, saya tidak tahu persis apa yang terjadi, tetapi saya berharap situasi ini bisa diselesaikan,” lanjutnya.
Ronaldo Masih Membuka Peluang Bela Portugal

Masa depan Ronaldo bersama Portugal masih belum sepenuhnya jelas setelah konflik dengan Jesus. Meski demikian, sang kapten menegaskan dirinya tetap memiliki keinginan untuk kembali memperkuat negaranya apabila kondisi fisik dan situasi hukuman memungkinkan.
Ronaldo juga menyinggung kemungkinan pertandingan perpisahan setelah muncul pembicaraan mengenai akhir karier internasionalnya. Namun, ia menegaskan fokus utamanya tetap bertanding dan membantu Portugal meraih kemenangan.
“Saya sudah banyak mendengar pembicaraan mengenai pertandingan perpisahan, bahwa saya harus mendapatkan perpisahan yang layak dan Federasi ingin memberikan kesempatan tersebut kepada saya,” tulis Ronaldo.
“Saya belajar dalam hidup, sering kali dalam keadaan lapar dan tidak memiliki makanan, bahwa tidak ada seorang pun memberikan sesuatu kepada orang lain. Saya bisa menjanjikan kepada seluruh penggemar saya, tentu saja terutama kepada seluruh rakyat Portugal, bahwa kami akan memiliki satu atau lebih pertandingan perpisahan; akan ada waktunya untuk itu. Namun, ketika saya memikirkan tim nasional, yang benar-benar saya pikirkan adalah bertanding,” lanjut Ronaldo.
Ronaldo Tegaskan Komitmennya untuk Portugal

Ronaldo kemudian mengingat salah satu momen paling berat dalam hidupnya ketika harus memilih tetap bersama Timnas Portugal. Ia menggunakan pengalaman tersebut untuk menggambarkan seberapa besar komitmennya terhadap negara.
Penyerang Al-Nassr itu juga memastikan dirinya siap kembali memperkuat Portugal setelah menjalani hukuman yang mungkin dijatuhkan Federasi Sepak Bola Portugal. Syaratnya, Ronaldo merasa dalam kondisi fisik yang baik, tetap bermain untuk klub dan mampu mencetak gol.
“Itulah yang saya pikirkan pada hari ketika saya menerima kabar tentang kematian ayah saya. Saya sedang berada di pemusatan latihan bersama tim nasional dan memutuskan untuk tetap berada di sana hingga pertandingan pada hari berikutnya selesai. Saya melakukan sesuatu untuk negara yang tidak akan pernah saya lakukan untuk klub mana pun,” ujar Ronaldo.
“Karena itu, jika saya dalam kondisi fisik yang baik, bermain untuk klub saya dan mencetak gol, saya berharap setelah menjalani hukuman yang mungkin dijatuhkan kepada saya, saya akan tersedia, seperti yang selalu saya lakukan hingga hari ini, untuk bertanding dan menang bersama tim nasional kami,” tegasnya.
Portugal selanjutnya dijadwalkan menghadapi Denmark dan Wales pada November dalam dua pertandingan terakhir fase grup UEFA Nations League. Masa depan Ronaldo bersama tim nasional akan menjadi salah satu hal yang dinantikan menjelang rangkaian laga tersebut.