Rangkuman Krisis Real Madrid: Tergesa-gesa Pecat Alonso, Penunjukkan Arbeloa Meragukan

Megadream99 – Keputusan Real Madrid melakukan pergantian pelatih pada Januari 2026 lalu memicu perdebatan di kalangan mantan pemain klub. Pemecatan Xabi Alonso mendapat sorotan tajam dari legenda Los Blancos, Ivan Helguera.

Alonso sebelumnya memimpin proyek baru di Santiago Bernabeu setelah datang dari Bayer Leverkusen. Namun, masa kerjanya berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

Helguera menilai manajemen klub terlalu tergesa-gesa mengambil keputusan tersebut. Ia mempertanyakan alasan di balik penghentian proyek yang menurutnya masih memiliki fondasi kuat.

Helguera Nilai Real Madrid Terlalu Cepat Menghakimi Alonso

Dalam podcast Bajo Palos bersama Iker Casillas, Helguera menyampaikan kritik terbuka terhadap keputusan klub. Ia berpendapat bahwa Alonso seharusnya diberi lebih banyak waktu untuk membangun tim.

Menurutnya, evaluasi terhadap kinerja tim seharusnya dilakukan lebih jauh ke dalam musim. Dengan begitu, perkembangan proyek yang dibangun Alonso bisa dinilai secara lebih adil.

“Saya pikir mereka seharusnya menunggu sampai Februari atau Maret untuk menilai. Saat itu kita baru benar-benar bisa melihat bagaimana performa tim sebenarnya,” ujar Helguera.

“Mereka terlalu tergesa-gesa memecat Xabi Alonso.”

Masa kepelatihan Alonso sendiri berakhir pada 12 Januari melalui kesepakatan bersama dengan klub. Keputusan itu datang sehari setelah kekalahan tipis 2-3 dari Barcelona di final Supercopa de Espana.

Penunjukan Arbeloa Juga Dipertanyakan

Helguera tidak hanya mengkritik pemecatan Alonso. Ia juga mempertanyakan keputusan klub menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai penggantinya.

Menurutnya, Arbeloa belum memiliki pengalaman melatih di level tertinggi. Hal itu membuat keputusan tersebut terlihat sebagai langkah yang berisiko.

“Itu tidak masuk akal. Arbeloa belum pernah melatih di La Liga, dan pada hari dia dipromosikan, dia baru saja kalah 1-4 bersama Castilla,” lanjut Helguera.

Helguera juga menyinggung keputusan klub yang tidak mempertimbangkan Raul. Mantan kapten Real Madrid tersebut sebelumnya menangani tim Castilla selama enam tahun.

Ia menilai pengalaman Raul sebagai pemain sekaligus pemimpin di ruang ganti bisa menjadi faktor penting dalam situasi seperti ini.

“Raul akan menangani situasi ini dengan lebih baik karena dia pernah menjadi kapten dan sudah melalui situasi seperti ini. Saya tidak yakin Arbeloa adalah orang yang tepat,” tutupnya.

BACA JUGA

Hasil Celta vs Madrid: Federico Valverde Jadi Pahlawan di Injury Time, Los Blancos Menang Dramatis
Hansi Flick Siap Perpanjang Kontrak di Barcelona, tapi Ada Satu Faktor Penentu
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Real Madrid Optimistis Kylian Mbappe Pulih Tepat Waktu untuk Duel Kontra Manchester City di Liga Champions

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *