Megadream99 – Tottenham menghadapi salah satu periode paling sulit dalam sejarah mereka di Premier League. Serangkaian hasil buruk membuat klub London Utara itu kini terjerumus semakin dekat dengan zona degradasi.
Situasi semakin memanas setelah Spurs kalah 1-3 dari Crystal Palace di kandang sendiri. Kekalahan tersebut membuat posisi mereka hanya terpaut satu poin dari zona merah.
Mantan manajer Tottenham, Harry Redknapp ikut menyoroti kondisi tersebut. Ia bahkan menilai Spurs kini benar-benar berada dalam bahaya serius untuk turun kasta.
Redknapp: Tottenham Kini Benar-Benar dalam Bahaya

Berbicara kepada talkSPORT, Redknapp mengaku terkejut melihat penurunan performa yang dialami Tottenham dalam beberapa pekan terakhir. Ia menilai situasi klub kini jauh lebih buruk dibandingkan yang ia bayangkan sebelumnya.
Menurutnya, Spurs kini tidak hanya terlibat dalam persaingan menghindari degradasi, tetapi bahkan bisa dianggap sebagai kandidat kuat untuk turun kasta.
“Ini bencana lagi. Empat atau lima minggu lalu saya benar-benar tidak membayangkan Tottenham akan terlibat dalam perebutan zona degradasi,” kata Redknapp.
“Namun, setiap minggu yang berlalu situasinya semakin buruk. Tottenham sekarang benar-benar ada di persaingan degradasi.”
“Mereka dalam masalah, bahkan terlihat seperti bisa menjadi favorit untuk turun. Situasinya memang seputus asa itu,” imbuhnya.
Saat ini Tottenham hanya unggul satu poin dari Nottingham Forest dan West Ham yang menempati posisi ke-17 dan ke-18 klasemen. Jarak tipis tersebut membuat tekanan di Tottenham Hotspur Stadium semakin besar.
Tekanan untuk Tudor, Pelatih Baru Tottenham
Sementara itu, pelatih sementara Igor Tudor kini berada di bawah tekanan besar setelah baru menjalani tiga pertandingan.
Ketika ditanya mengenai masa depannya setelah kekalahan dari Crystal Palace, ia hanya memberikan jawaban singkat. “Tidak ada komentar.”
Meski demikian, Tudor menegaskan bahwa ia tetap fokus pada pekerjaannya bersama tim.
“Saya tidak berpikir ke arah itu , saya punya pekerjaan yang harus dilakukan, itu saja. Mungkin terdengar aneh, tetapi saya justru lebih percaya setelah pertandingan ini daripada sebelumnya,” ungkap Tidor.
“Perahu ini bergerak ke arah yang saya inginkan dan harus menuju ke sana. Siapa pun yang ada di dalam perahu bisa tetap tinggal. Jika tidak, mereka bisa meninggalkan perahu.”