Menpora RI, Erick Thohir saat pengukuhan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Megadream99 – Menpora yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI, Erick Thohir membeberkan target besar Timnas Indonesia dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI. Pembahasan utama raker itu mengenai proses naturalisasi dua pemain keturunan.
Dua nama yang dibahas dalam rapat itu adalah Luke Vickery dan Mitchell Baker. Keduanya diproyeksikan menjadi bagian dari rencana jangka panjang Timnas Indonesia.
Komisi X DPR RI menyetujui rekomendasi naturalisasi untuk kedua pemain diaspora tersebut. Erick Thohir menyatakan bahwa kebutuhan terhadap Vickery dan Baker bukan semata-mata untuk memenuhi kepentingan jangka pendek.
Menurutnya, kehadiran kedua pemain itu telah masuk dalam peta jalan yang disusun PSSI untuk menjaga kesinambungan prestasi Timnas Indonesia. Keduanya dipersiapkan untuk memperkuat Skuad Garuda di berbagai turnamen internasional dalam beberapa tahun ke depan.
Turnamen Terdekat yang Diikuti Timnas Indonesia

Starting XI Timnas Indonesia pada FIFA Matchday melawan Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, 9 Juni 2026 (c) Bagaskara Lazuardi
Target yang dipasang PSSI mencakup sejumlah turnamen penting. Mulai dari Piala AFF 2026, FIFA Series periode 2026 hingga 2031, Piala Asia 2027, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.
“Kedua atlet sepak bola dimaksud, Warga Negara Australia, berkeinginan untuk menjadi Warga Negara Indonesia karena yang bersangkutan dibutuhkan untuk memperkuat Tim Nasional Sepak Bola Indonesia,” ujar Erick Thohir.
“Adapun target jangka pendek di bawah lima tahun, mereka diperlukan untuk ASEAN Hyundai Cup 2026, FIFA Series 2026–2031, AFC Asian Cup 2027 Saudi Arabia, ASEAN Hyundai Cup 2028, FIFA World Cup Qualification 2030, ASEAN Hyundai Cup 2030, FIFA World Cup 2030, dan AFC Asian Cup 2031,” katanya menambahkan.
Target Jangka Panjang PSSI

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan pidato di malam penutupan Piala Presiden 2025 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Dalam jangka panjang, Timnas Indonesia ditargetkan mampu menembus 50 besar ranking FIFA. Selain itu, Skuad Garuda juga diharapkan dapat masuk ke dalam jajaran 10 tim terbaik di kawasan Asia.
“Sedangkan target jangka panjang di atas lima tahun, kedua atlet tersebut diperlukan untuk mencapai target ranking 50 besar FIFA, 10 besar Asia, serta lolos di setiap putaran final FIFA World Cup dan AFC Asian Cup,” tutur Erick Thohir.
“Selain itu, untuk memperkuat kedalaman skuad timnas, mereka dibutuhkan untuk transfer knowledge atau melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional sepak bola maupun kepentingan liga profesional,” imbuhnya.