Megadream99 – Timnas Iran kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Kali ini, bukan karena hasil di lapangan, melainkan langkah mereka mengajukan keluhan resmi kepada FIFA.
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) menilai pembatasan perjalanan yang diberlakukan Amerika Serikat membuat tim mereka tidak mendapat perlakuan yang setara. Situasi itu dinilai mengganggu persiapan menjelang pertandingan.
Sesuai ketentuan visa yang berlaku, Iran hanya diizinkan masuk ke Amerika Serikat sehari sebelum pertandingan. Mereka juga harus meninggalkan negara tersebut pada hari yang sama setelah laga berakhir.
Kondisi tersebut memicu keluhan dari pelatih Amir Ghalenoei setelah Iran bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka. Ia bahkan menyebut timnya sebagai peserta yang paling dirugikan di turnamen ini.
Iran Resmi Ajukan Keluhan ke FIFA

FFIRI menegaskan pembatasan perjalanan yang mereka hadapi tidak sejalan dengan prinsip kesetaraan bagi seluruh peserta Piala Dunia. Mereka menilai kebijakan tersebut bisa berdampak pada kesiapan tim.
Dalam pernyataan resminya, federasi memastikan akan menyampaikan ketidakpuasan tersebut melalui jalur resmi kepada FIFA. Langkah itu diambil demi mendapatkan perlakuan yang lebih adil.
Iran juga meminta FIFA tetap menjunjung prinsip netralitas dan keadilan selama turnamen berlangsung. Mereka berharap seluruh peserta mendapat kondisi yang sama dalam menjalani kompetisi.
Selain masalah perjalanan, beberapa staf pendukung Iran dilaporkan gagal memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat. Situasi itu semakin menambah kendala yang dihadapi tim.
Dua Laga Penting Masih Menanti Iran

Perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 sejak awal memang diwarnai berbagai tantangan. Faktor keamanan dan konflik di Timur Tengah turut memengaruhi persiapan mereka.
Iran bahkan memindahkan markas tim dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, menjelang turnamen dimulai. Keputusan tersebut diambil untuk menyesuaikan kondisi yang ada.
Di tengah polemik tersebut, Presiden FIFA, Gianni Infantino, sempat mengunjungi ruang ganti Iran setelah laga melawan Selandia Baru. Kehadiran Infantino menjadi perhatian publik.
Iran kini masih memiliki dua laga tersisa di fase grup, yakni melawan Belgia dan Mesir. Di saat perjuangan di lapangan berlanjut, sengketa mereka dengan FIFA juga mulai memasuki babak baru.