Megadream99 – Louis Saha menilai Cristiano Ronaldo perlu mendapat perlindungan dari ambisinya sendiri setelah Portugal memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang maksimal. Mantan rekan setimnya di Manchester United itu menyebut Ronaldo masih berusaha bersaing dengan para pemain muda seperti Lionel Messi dan Erling Haaland.
Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga pembuka Grup K. Performa Ronaldo dalam pertandingan tersebut kemudian memunculkan perdebatan mengenai perannya di skuad utama.
Saha melihat keinginan Ronaldo untuk terus bermain dan mengejar rekor bisa memengaruhi fleksibilitas taktik Portugal. Ia menilai Roberto Martinez perlu mempertimbangkan rotasi agar sang kapten tetap bugar.
Meski memberikan kritik, Saha tetap percaya Ronaldo masih memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi besar. Ia menilai Portugal membutuhkan keseimbangan antara pengalaman dan energi dalam skuad.
Saha Sebut Ronaldo Perlu Diselamatkan dari Ambisinya

Saha memahami mentalitas Ronaldo yang selalu ingin menjadi yang terbaik dalam setiap pertandingan. Namun, ia merasa keinginan tersebut bisa menjadi tantangan bagi Portugal di turnamen besar.
Menurutnya, Ronaldo masih memiliki motivasi tinggi untuk bersaing dengan nama-nama besar dunia. Kondisi itu membuat Portugal harus mengatur perannya agar tidak mengorbankan kebutuhan tim.
“Cristiano Ronaldo perlu diselamatkan dari dirinya sendiri, karena Cristiano selalu akan bersaing dengan Erling Haaland, Kylian Mbappe, dan Lionel Messi,” kata Saha.
“Dia ingin bermain setiap menit untuk memecahkan rekor, itu adalah mentalitasnya dan kami memahami hal tersebut. Namun saya pikir dia juga memahami bahwa Portugal membutuhkan tempo tinggi,” ujar Saha.
Portugal Butuh Energi Tinggi di Piala Dunia

Saha menilai Portugal membutuhkan intensitas tinggi untuk bisa bersaing di Piala Dunia 2026. Ia menyebut gaya bermain pressing membutuhkan energi besar dari seluruh pemain.
Mantan penyerang Manchester United itu percaya Ronaldo masih bisa membantu Portugal dalam situasi tertentu. Namun, ia merasa ada pertandingan yang mungkin terasa lebih berat bagi sang kapten.
“Mereka ingin melakukan pressing dan memiliki tingkat energi yang berada di level tertinggi, hal itu akan melibatkan beberapa perubahan,” tutur Saha.
“Terkadang dia sudah memberikan solusi untuk hal tersebut. Kondisi fisiknya terlihat bagus, dia sudah bekerja sangat keras untuk momen-momen itu dan saya percaya dia akan merespons dengan cara yang tepat.
“Tetapi dia akan menemukan bahwa dalam beberapa pertandingan, situasinya akan terasa sulit baginya,” tambah Saha.
Saha Minta Martinez Pertimbangkan Rotasi Ronaldo

Hasil imbang melawan RD Kongo membuat tekanan kepada Roberto Martinez semakin meningkat. Pelatih Portugal itu mendapat sorotan karena tetap memainkan Ronaldo meski kontribusinya dianggap belum maksimal.
Saha menyebut keputusan mencadangkan Ronaldo bukan berarti mengurangi perannya. Ia justru menilai langkah tersebut bisa membantu Portugal menjaga kekuatan sang pemain hingga fase penting turnamen.
“Fokus yang terlalu besar kepada dirinya memang sulit bagi pelatih. Terkadang dia harus menjawab pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu dan terkadang Anda harus mencadangkan Cristiano,” jelas Saha.
“Hal itu dilakukan agar dia bisa membantu tim melaju sejauh mungkin dalam kompetisi ini,” tegas Saha.