Megadream99 – Santiago Gimenez dikabarkan menjadi incaran Lazio dan FC Porto pada bursa transfer musim panas. Menurut Sportitalia, kedua klub telah melakukan pendekatan kepada AC Milan untuk mengetahui peluang merekrut penyerang timnas Meksiko tersebut.
Meski begitu, AC Milan belum mengambil keputusan terkait masa depan Gimenez. Rossoneri masih mempertimbangkan apakah bersedia melepas sang striker dengan status pinjaman.
Gimenez didatangkan AC Milan dari Feyenoord pada Januari 2025 dengan nilai transfer 30,2 juta euro ditambah bonus. Namun, penampilannya sejauh ini belum memenuhi ekspektasi klub.
Situasi tersebut membuat peluang kepindahannya kembali mengemuka. Terlebih, persaingan di lini depan Milan semakin ketat menjelang musim baru.
Kedatangan Goncalo Ramos Ubah Situasi

Menurut laporan, peluang bermain Gimenez diperkirakan semakin menipis setelah AC Milan mendatangkan Goncalo Ramos dari PSG. Kehadiran penyerang baru itu membuat posisi Gimenez di skuad menjadi tidak aman.
Selama membela Milan, Gimenez mencatatkan tujuh gol dan enam assist dalam 37 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga sempat absen cukup lama musim lalu akibat cedera pergelangan kaki serius yang mengharuskannya menjalani operasi pada Desember.
Gimenez kini disebut ingin mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Karena itu, opsi hengkang dari San Siro mulai dipertimbangkan.
Lazio dan FC Porto Siap Bergerak

Pakar transfer Sportitalia, Alfredo Pedulla, melaporkan bahwa Lazio hanya mampu mengajukan skema peminjaman tanpa opsi pembelian. Kesempatan itu dinilai dapat membantu Gimenez memperoleh jam bermain reguler di Serie A sekaligus meningkatkan nilai jualnya.
Sementara itu, FC Porto juga telah menghubungi AC Milan. Klub Portugal tersebut membutuhkan tambahan penyerang setelah Samu Aghehowa Omorodion mengalami cedera.
Agen Jorge Mendes dikabarkan membantu proses negosiasi, termasuk setelah sebelumnya mengatur kepindahan Goncalo Ramos ke Milan. Meski demikian, AC Milan masih belum yakin menerima tawaran peminjaman tanpa kewajiban pembelian karena mereka membutuhkan dana dari penjualan pemain untuk mendatangkan amunisi baru.
Sumber: Football Italia