Megadream99 – Gelandang Manchester City, Bernardo Silva mengungkapkan resep dari kemenangan timnya atas Arsenal di final Carabao Cup 2025/2026. Ia menyebut bahwa The Cityzens tidak melakukan pendekatan yang khusus, di mana mereka hanya memanfaatkan momen di mana Arsenal ‘kehabisan bensin’ di babak kedua.
Manchester City baru saja memainkan sebuah partai sarat gengsi di Wembley. Mereka menantang tim terkuat di Inggris saat ini, Arsenal di final Carabao Cup 2025/2026.
Di laga ini, Arsenal sebenarnya tampil dominan di babak pertama. Namun di babak kedua, City mampu membalikkan situasi dan mengamankan kemenangan dengan skor 2-0 berkat sepasang gol dari Nico O’Reilly.
Ketika ditanya resep timnya mengalahkan Arsenal, begini kata Silva. “Sejujurnya, segalanya terasa sulit di 15 menit pertama pertandingan,” buka Silva di Sky Sports.
Menderita Bersama di Babak Pertama

Menurut Silva, di babak pertama Arsenal memang tampil dominan. Namun timnya mampu saling bahu membahu untuk meredam serangan-serangan mereka.
“Di partai final, setiap tim memiliki momentumnya masing-masing. Arsenal memiliki momentum yang bagus di 10 atau 15 menit pertama,” sambung Silva.
“Mereka menciptakan sejumlah peluang besar di mana James Trafford tampil luar biasa untuk menggagalkan peluang tersebut. Ketika berada dalam situasi sulit seperti itu, kami berjuang bersama agar kami tidak tertinggal jauh dari mereka.”
Habis Bensin Sendiri

Menurut Silva, di babak kedua ada penurunan performa yang cukup signifikan dari Arsenal.
Ia menyebut bahwa The Gunners terlihat mulai kelelahan dan intensitas permainan mereka berkurang. Situasi ini dimanfaatkan City untuk mencetak gol ke gawang tim London Utara itu.
“Di babak kedua kami memutuskan untuk menyerang mereka, karena kami punya daya gedor yang bagus. Kami merasa bahwa di babak kedua mereka mulai kehilangan energi dan itu yang mendorong kami untuk lebih menekan mereka,” pungkasnya.
Koleksi Trofi Bertambah

Berkat kemenangan di final ini, Manchester City saat ini total mengoleksi sembilan trofi Carabao Cup.
Mereka hanya kalah dari Liverpool selaku pemilik trofi Carabao Cup terbanyak sepanjang sejarah dengan total 10 trofi juara.