Megadream99 – Pertandingan antara Real Madrid dan Girona yang berakhir imbang 1-1 di La Liga akhir pekan kemarin diwarnai kontroversi besar. Real Madrid kehilangan poin penting setelah insiden yang melibatkan Kylian Mbappe di dalam kotak penalti.
Insiden krusial terjadi pada menit-menit akhir ketika Mbappe menerima sikutan keras dari pemain lawan. Para pemain Real Madrid langsung mengajukan protes, tapi wasit tetap melanjutkan pertandingan tanpa menunjuk titik putih.
Keputusan tersebut makin memicu perdebatan karena VAR tidak melakukan intervensi sama sekali, padahal, dalam tayangan ulang, sekilas terlihat adanya kontak yang cukup keras di area terlarang.
Setelah pertandingan usai, fakta baru muncul yang memperkuat polemik tersebut. Mbappe ternyata mengalami luka hingga berdarah, sesuatu yang tidak terlihat dalam siaran langsung saat pertandingan berlangsung.
VAR Tak Melihat Luka Mbappe

Menurut laporan dari El Chiringuito TV, ofisial VAR tidak menyadari bahwa Mbappe mengalami pendarahan saat meninjau insiden tersebut. Mereka baru mengetahui kondisi itu setelah pertandingan berakhir melalui gambar yang beredar di media sosial.
Laporan itu menjelaskan, “Wasit VAR dalam pertandingan Real Madrid vs Girona tidak melihat Mbappe berdarah saat mereka meninjau tayangan. Mereka baru mengetahuinya setelah pertandingan melalui media sosial.”
Keterbatasan sudut kamera menjadi faktor utama dalam kejadian ini. Meski terdapat 24 kamera di stadion, tidak ada satu pun yang menangkap dengan jelas momen pendarahan Mbappe.
Akibatnya, VAR hanya mengevaluasi insiden berdasarkan visual yang tidak lengkap. Indikator penting yang bisa memicu pemeriksaan lebih lanjut pun terlewatkan begitu saja.
Dampak Besar bagi Real Madrid

Keputusan tersebut berdampak langsung bagi Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga. Kehilangan poin dalam situasi seperti ini menambah rasa ketidakadilan di kubu tim.
Insiden ini juga kembali memunculkan perdebatan tentang efektivitas VAR dalam pertandingan sepak bola modern. Teknologi yang diharapkan meminimalkan kesalahan justru dinilai gagal menangkap detail krusial.
Bagi Real Madrid, kejadian ini bukan sekadar hasil imbang biasa. Momen yang terlewat itu berpotensi menjadi penentu dalam perjalanan mereka menuju gelar musim ini.