Megadream99 – Chelsea mengirim sinyal kuat setelah merampungkan transfer Morgan Rogers dari Aston Villa. Pemain berusia 24 tahun itu langsung masuk dalam proyeksi utama Xabi Alonso untuk musim 2026/2027.
Kehadiran Rogers memunculkan pertanyaan mengenai peran Cole Palmer di skuad The Blues. Pasalnya, kedua pemain sama-sama nyaman beroperasi di area nomor 10 maupun half-space di belakang penyerang.
Namun, Xabi Alonso melihat situasi tersebut dari sudut pandang berbeda. Pelatih asal Spanyol itu justru menilai Rogers dan Palmer memiliki karakter yang saling melengkapi sehingga bisa dimainkan secara bersamaan.
Pernyataan Alonso menjadi gambaran awal arah permainan Chelsea musim depan. Alih-alih memilih salah satu, ia ingin memaksimalkan kreativitas dua pemain Inggris tersebut dalam satu sistem permainan.
Xabi Alonso Yakin Morgan Rogers Beri Dampak Instan

Chelsea harus mengeluarkan dana sebesar £117 juta untuk memboyong Morgan Rogers dari Aston Villa. Nilai transfer tersebut menjadikannya pemain Inggris termahal sepanjang masa.
Meski baru bergabung dan belum mengikuti latihan pramusim karena menjalani liburan setelah membela Timnas Inggris di Piala Dunia, Rogers diyakini tidak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
“Di posisi itu kami membutuhkan pemain penting dan saya yakin tidak banyak pilihan yang lebih baik daripada Morgan Rogers,” ucap Alonso dikutip dari BBC Sport.
“Anda membutuhkan pemain yang dapat memberikan dampak hampir instan dan saya yakin Morgan tidak akan membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan klub, sistem, dan rekan setimnya. Itulah idenya, untuk mendapatkan pemain top, dan Morgan adalah salah satunya,” tegasnya.
Rogers dan Palmer Diproyeksikan Bermain Bersama

Meski sama-sama beroperasi di area kreatif, Xabi Alonso tidak melihat Rogers dan Cole Palmer sebagai dua pemain yang saling meniadakan. Justru sebaliknya, ia percaya keduanya bisa membentuk kombinasi yang berbahaya.
Secara karakter, Palmer dikenal sebagai pemain yang tenang dalam mengatur tempo dan menciptakan peluang melalui visi bermainnya. Sementara itu, Rogers menawarkan kekuatan membawa bola, agresivitas menyerang ruang, serta kemampuan duel fisik yang lebih menonjol.
Perbedaan karakter tersebut dinilai dapat memberikan dimensi baru bagi serangan Chelsea. Dengan variasi yang dimiliki keduanya, The Blues berpotensi memiliki lini depan yang lebih sulit ditebak lawan.
“Saya punya rencana. Saya punya ide. Saya bisa melihat mereka berkolaborasi dengan sangat baik,” kata Alonso tentang keduanya.