Megadream99 – Timnas Indonesia menghadapi laga penentuan melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026. Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam WIB.
Skuad Garuda wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang melaju ke semifinal. Situasi tersebut tidak mudah karena Singapura tampil konsisten dan belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir.
The Lions mengawali fase grup dengan kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste. Mereka kemudian mencuri hasil imbang saat menghadapi Vietnam di Hanoi, sehingga menjadi ancaman serius bagi Indonesia.
Sektor tengah diprediksi menjadi area penting dalam pertandingan ini. Seorang pengamat menilai John Herdman perlu mempertimbangkan komposisi pemain, termasuk kemungkinan tidak menurunkan Thom Haye dan Marc Klok secara bersamaan agar keseimbangan permainan tetap terjaga.
Punya Tipikal Sama

Pengamat Timnas Indonesia, Aris Budi Sulistyo menilai peluang Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura masih cukup besar. Secara materi pemain, skuad Garuda tidak kalah mentereng, bahkan lebih berkualitas dari tim lawan.
Akan tetapi, menurutnya pelatih John Herdman harus lebih jeli lagi dalam menentukan starting XI untuk menghadapi Singapura. Ia menyoroti lini tengah dan belakang, yang perlu diperhatikan lagi dengan keberadaan Marc Klok dan Jordi Amat.
“Saya melihat antara Thom Haye dan Marc Klok lebih baik jangan dimainkan bareng. Karena sama-sama tipikalnya yakni pembagi bola. Sebaiknya Thom Haye tetap sebagai starter, dan Marc Klok jadi pelapisnya untuk bisa turun di babak kedua,” tuturnya, Kamis (6/8/2026).
Marc Klok dan Thom Haye selalu menjadi starter di tiga laga beruntun Timnas Indonesia. Ia dibantu Ivar Jenner untuk menambah kedalaman lini tengah.
Trio Bek Andalan
Bergeser ke lini belakang, menurut Aris Budi Sulistyo, trio bek yang sudah pakem sejak awal turnamen harus kembali dipertahankan. Rizky Ridho menjadi bek tengah sekaligus kapten tim, diapit Sandy Walsh sedikit ke kanan, dan Shayne Pattynama di posisi agak kiri.
Keberadaan dua pemain itu ikut berperan dalam membawa Timnas Indonesia mengatasi Kamboja dan Timor Leste. Ketika kalah dari Vietnam, Rizky Ridho bergerak agak ke posisi kiri dan Jordi Amat sebagai tengah, berujung keteteran menghadapi serangan lawan.
“John Herdman perlu memikirkan lagi keputusan memainkan Jordi Amat. Sebab Singapura ini punya pemain depan yang punya speed pendek dan cepat, menurut saya Jordi Amat bisa kerepotan untuk menutup pergerakan lawan,” terang Aris Budi Sulistyo.
“Masih banyak pilihan lain untuk tetap memainkan Rizky Ridho, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama untuk turun bersama lagi di jantung pertahanan,” tandas eks pelatih Persik Kediri dan Persis Solo.