Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3

Megalive99Cristian Chivu mengakui Inter Milan harus berani mengambil risiko dalam permainan setelah mengalahkan Udinese 5-3. Pelatih Nerazzurri itu menilai intensitas tinggi menjadi bagian dari sepak bola modern, meski membuat timnya lebih rentan kebobolan.

Inter Mmeraih kemenangan keempat secara beruntun pada awal musim Liga Italia 2026/2027. Menjamu Udinese di Stadio Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB, Nerazzurri bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk meraih kemenangan.

James Abankwah dan Jurgen Ekkelenkamp sempat membawa Udinese unggul lebih dulu. Inter kemudian membalas melalui Carlos Augusto, Nicolo Barella, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny.

Idrissa Gueye sempat memperkecil ketertinggalan Udinese pada penghujung pertandingan. Namun, tambahan gol tersebut tidak mengubah hasil dan Inter tetap mengoleksi 12 poin dari empat laga, sama dengan AS Roma yang berada di puncak klasemen.

Chivu Puas dengan Respons Inter

Inter kembali memperlihatkan kemampuan bangkit setelah tertinggal dua gol di kandang. Situasi serupa juga terjadi ketika mereka menghadapi Napoli pada pertandingan sebelumnya, tetapi kali ini Nerazzurri mampu mencetak lima gol untuk mengamankan kemenangan.

Chivu menilai respons tim setelah 25 menit pertama menjadi salah satu hal positif dari pertandingan tersebut. Ia juga memahami kondisi fisik pemain terpengaruh setelah Inter menjalani pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid pada pertengahan pekan.

“Ini adalah kualitas kami dan apa yang kami tahu bagaimana melakukannya. Kami bisa mencetak banyak gol dan menjaga level yang tinggi, jadi selain 25 menit pertama ketika kami mencoba melakukan beberapa hal tanpa energi yang tepat dan Udinese mampu memanfaatkan sikap kami dengan baik, kami tampil bagus dalam merespons,” kata Chivu.

“Kami tetap berada dalam pertandingan, tidak ingin kalah, dan saya senang dengan hal itu. Saya juga perlu menganalisis apa yang tidak berjalan dan apa yang mungkin gagal saya sampaikan kepada tim, karena saya sebenarnya sudah memperkirakannya karena Liga Champions benar-benar menguras energi,” lanjut Chivu.

Chivu Terima Risiko Permainan Inter

Inter tampil sangat produktif pada awal musim dengan mencetak sedikitnya lima gol dalam empat pertandingan Serie A sepanjang 2026. Namun, produktivitas tersebut berjalan beriringan dengan masalah di lini pertahanan karena mereka sudah kebobolan delapan gol dalam empat pertandingan.

Chivu tidak menutup mata terhadap jumlah gol yang bersarang di gawang Inter. Meski demikian, ia menyukai gaya bermain dengan intensitas tinggi dan memahami bahwa pendekatan tersebut memiliki risiko tersendiri.

“Jika saya mengatakan tidak khawatir, berarti saya bukan seorang pelatih. Ini adalah sepak bola modern, ada intensitas yang sangat tinggi, lawan-lawan kami menghadapi kami secara langsung dan saya menyukai cara bermain seperti ini, meskipun itu berarti mengambil risiko,” ujar Chivu.

“Saya menyukai gol 2-2 yang diawali dengan keberhasilan kami merebut kembali bola dengan cepat. Kami tidak sempurna, kami tahu masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan ada area-area yang perlu kami tingkatkan,” tegasnya.

Sumber: Football Italia

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *