Skuad Manchester City merayakan gol Erling Halaand ke gawang Manchester United, Minggu (13/9/2026) (c) MCFC Official
Megadream99 – Legenda Manchester United, Roy Keane turut buka suara terkait skandal yang tengah menimpa Manchester City. Ia menyebut bahwa dirinya bakal malu besar jika jadi pemain The Cityzens atas skandal tersebut.
Sejak tahun 2023 kemarin, Manchester City dikenai 115 tuntutan mengenai pelanggaran keuangan yang serius. Setelah persidangan yang cukup lama, Premier League akhirnya mengumumkan bahwa The Cityzens bersalah.
The Blue Moons dianggap melakukan manipulasi keuangan yang serius dari periode 2009-2018 silam. Manipulasi keuangan ini membuat mereka bisa mendatangkan pemain-pemain kelas dunia selama periode tersebut dan itu menjadi fondasi kesuksesan City selama satu dekade terakhir.
Alhasil saat ini The Cityzens ditunggu hukuman berat oleh Premier League atas kasus manipulasi keuangan tersebut. Situasi ini membuat banyak pembicaraan mengenai tim besutan Enzo Maresca tersebut, salah satunya datang dari Roy Keane.
Simak penuturan Roy Keane di bawah ini.
Buang Semua Medali Juara

Pemain Manchester City Erling Haaland merayakan kemenangan atas Manchester United di Premier League, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson
Dalam wawancaranya di ITV Sports baru-baru ini, Roy Keane secara gamblang menyarankan para pemain Manchester City untuk membuang semua medali juara mereka di periode 2009-2018 tersebut.
Ia menilai semua gelar juara yang didapatkan City di periode tersebut adalah gelar juara yang haram sehingga tidak tepat bagi para pemain City untuk mempertahankan medali juara tersebut.
“Jika saya menjadi pemian Manchester City, saya 100% akan membuang semua medali juara saya ke tempat sampah,” ujar Roy Keane.
Perbuatan Tidak Terpuji

Pemain Manchester City Erling Haaland, Gianluigi Donnarumma, dan Ruben Dias merayakan kemenangan atas Manchester United di Premier League, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson
Menurut Keane, memenangkan gelar juara dengan cara curang seperti Manchester City itu meninggalkan preseden yang buruk bagi para pemain City.
Itulah mengapa Keane menilai para pemain Manchester City bisa melakukan protes keras kepada para petinggi klub karena kesuksesan mereka selama ini hanyalah sebuah kebohongan besar yang diciptakan petinggi klub.
“Jika saya pemain Manchester City, maka saya benar-benar telah dikecewakan oleh pihak klub. Klub ini telah berbuat curang untuk waktu yang sangat lama,” pungkas Keane.
Bakal Ajukan Banding

Pemain Manchester City Enzo Fernandez merayakan gol pembuka dalam pertandingan Premier League melawan Sunderland, Minggu (20/9/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson
Manchester City sendiri telah merilis pernyataan resmi usai dinyatakan bersalah oleh pihak Premier League.
Mereka memastikan akan mengajukan banding karena mereka merasa sama sekali tidak bersalah atas 115 tuduhan tersebut.