Pelatih Barcelona, Hansi Flick (c) AP Photo/Alberto Saiz
Megadream99 – Real Madrid meminta UEFA menjatuhkan sanksi terhadap Barcelona dalam kasus pembayaran kepada mantan wakil presiden Komite Wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira. Los Blancos disebut meminta UEFA mencabut 28 gelar Barcelona yang diraih klub tersebut sepanjang periode 2001 hingga 2018.
Kasus tersebut kembali mencuat setelah Real Madrid menyerahkan dokumen setebal sekitar 50.000 halaman kepada UEFA. Berkas itu disebut berisi bukti dan kesaksian yang diminta Real Madrid untuk dipertimbangkan dalam penyelidikan.
Barcelona diketahui membayar total 8,4 juta euro kepada Negreira sepanjang 2001 hingga 2018. UEFA kini ingin mengetahui secara lebih jelas tujuan pembayaran tersebut serta apakah ada pengaruhnya terhadap pertandingan maupun kompetisi.
Barcelona sejak awal membantah bahwa pembayaran tersebut merupakan bentuk suap kepada wasit. Klub asal Catalan itu menyatakan Negreira memberikan jasa konsultasi berupa laporan video mengenai pemain muda dari klub-klub lain di Spanyol.
UEFA Kembali Periksa Kasus Negreira

Starting XI Barcelona saat menghadapi Sevilla di jornada 7 La Liga 2026/2027 (c) AP Photo/Jose Breton
Kasus pembayaran Barcelona kepada Negreira pertama kali terungkap pada Februari 2023. Pembayaran tersebut kemudian terbukti memang terjadi, tetapi Barcelona menegaskan bahwa transaksi itu bukan bertujuan memengaruhi keputusan wasit atau hasil pertandingan.
Presiden Barcelona Joan Laporta juga membantah tuduhan tersebut. Setelah didakwa atas dugaan suap, korupsi olahraga, administrasi tidak adil, dan pemalsuan, Laporta menegaskan bahwa Barcelona tidak pernah membeli wasit.
Perkara tersebut sebelumnya tidak berkembang lebih jauh karena belum ditemukan bukti kuat bahwa pembayaran kepada Negreira memang ditujukan untuk memanipulasi hasil pertandingan atau bahwa manipulasi tersebut benar-benar terjadi. Situasi itu kini berubah setelah UEFA kembali membuka berkas perkara berdasarkan dokumen yang diserahkan Real Madrid.
Real Madrid Minta 28 Gelar Barcelona Dicabut

Barcelona memastikan gelar juara La Liga setelah mengalahkan Real Madrid di Camp Nou, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort
UEFA telah mengonfirmasi menerima sejumlah besar dokumen dari Real Madrid. Menurut laporan AS, perkara kini memasuki tahap pemeriksaan bukti secara lebih mendalam, termasuk mengumpulkan informasi dari berbagai pihak dan mendengarkan kesaksian.
Barcelona juga akan mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pembelaannya dalam proses tersebut. Real Madrid sendiri meminta UEFA menjatuhkan sanksi dan mencabut seluruh gelar utama Barcelona yang diraih selama periode 2001 hingga 2018, yang disebut berjumlah 28 trofi.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin sebelumnya menyebut kasus tersebut sebagai salah satu persoalan paling serius di sepak bola. “Situasinya sangat serius. Ini sangat serius sehingga, menurut saya, ini adalah salah satu situasi paling serius di sepak bola yang pernah saya lihat,” kata Ceferin.
Sumber: Footbal365