Pelatih Manchester United Michael Carrick melambaikan tangan kepada suporter setelah timnya kalah dalam laga Premier League antara Man Utd vs Bournemouth, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson
Megadream99 – Manchester United melewati periode penuh tekanan setelah kalah dari Bournemouth di Old Trafford pada Minggu. Hasil tersebut memicu kritik terhadap Michael Carrick dan memunculkan spekulasi mengenai masa depannya sebagai pelatih.
Posisi Carrick semakin goyah setelah United kalah telak 1-4 dari Como pada 21 Oktober. Kapten Bruno Fernandes juga secara terbuka mempertanyakan taktik serta kemampuan staf pelatih dalam mengidentifikasi masalah di lapangan.
Sebelumnya, Lisandro Martinez turut menyoroti kebutuhan investasi lebih besar untuk memperkuat skuad. Ia bahkan mengungkapkan harapan agar direktur teknis Jason Wilcox memberikan “lebih banyak kontribusi dari direktur teknis kita”.
Meski tekanan meningkat, manajemen United tidak langsung mengambil keputusan pemecatan. Setelah pembahasan internal selama dua hari, klub memastikan Carrick tetap bertugas dan akan memimpin tim menghadapi Chelsea di Stamford Bridge.
Tekanan Meningkat Setelah Manchester United Kalah

Para pemain Manchester United bereaksi dalam laga Premier League antara Man Utd vs Bournemouth di Manchester, Inggris, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) AP Photo/Dave Thompson
Suasana di Old Trafford setelah kekalahan dari Bournemouth dipenuhi kekecewaan. Carrick menjadi orang terakhir yang meninggalkan stadion, tetapi tetap melayani permintaan swafoto dan tanda tangan dari para penggemar.
Pada Senin pagi, spekulasi pemecatan Carrick semakin menguat. Namun, seorang tokoh senior United menilai klub membutuhkan ketenangan dan kejernihan berpikir untuk menghadapi situasi tersebut.
Kekalahan dari Como dan kritik Fernandes membuat posisi Carrick semakin sulit. Situasi itu juga memperlihatkan persoalan internal yang lebih luas, termasuk tuntutan peningkatan kualitas skuad dan evaluasi terhadap staf pelatih.
Manajemen menilai memecat Carrick hanya berdasarkan satu hasil buruk terbaru berisiko terlihat sebagai keputusan impulsif. Karena itu, klub memilih menunda keputusan dan melanjutkan pembahasan mengenai masa depan pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Carrick Tetap Bertugas, Manchester United Hadapi Chelsea

Pelatih Manchester United Michael Carrick saat meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Champions melawan Como, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni
Hingga Minggu malam, BBC Sport melaporkan bahwa belum ada keputusan final untuk memecat Carrick. Pembahasan berlanjut pada Senin, tetapi klub belum mengumumkan perubahan terkait posisi sang pelatih.
Para pemain yang menjadi starter melawan Bournemouth mendapat jatah libur pada Senin. Meski begitu, Carrick dan Fernandes tetap berada di Carrington, dengan Fernandes menjalani perawatan yang telah dijadwalkan dan Carrick menyaksikan pertandingan tertutup tim U-21.
Pada Selasa pagi, Carrick tiba di Carrington pukul 07.30 GMT dan bersiap memimpin latihan seperti biasa. Ia juga terlihat bersama Fernandes dan sejumlah pemain lain saat melayani penggemar yang diundang ke tempat latihan.
Empat jam kemudian, pihak internal United mengonfirmasi bahwa Carrick akan memimpin tim melawan Chelsea di Stamford Bridge. Kepastian itu meredakan spekulasi pemecatan untuk sementara, tetapi tekanan terhadapnya tetap tinggi setelah serangkaian hasil mengecewakan dan kritik dari dalam skuad.
Sumber: BBC Sport