Megadream99 – Baru saja resmi ditunjuk sebagai manajer tetap Manchester United, Michael Carrick sudah menegaskan satu hal: ia tidak butuh waktu istirahat.
Kesepakatan dua tahun antara Carrick dan United diumumkan Jumat kemarin, mengakhiri spekulasi yang cukup panjang setelah sang pelatih memimpin tim dengan impresif sejak ditunjuk sebagai caretaker pada 13 Januari.
Dari 16 laga di bawah arahannya, United meraih 11 kemenangan, cukup untuk mengamankan tiket Liga Champions dan finis di posisi ketiga sebelum musim berakhir.
Sementara kebanyakan orang merayakan akhir musim dengan liburan, Carrick memilih untuk tetap berkantor. Bukan karena tidak ada pilihan, melainkan karena ia memang tidak merasa perlu rehat.
“Saya tidak butuh istirahat. Saya merasa baik. Ketika sudah masuk ritme kerja, kamu akan terbiasa,” ujar Carrick kepada wartawan.
Pelatih berusia 44 tahun itu menambahkan, ada alasan lain yang lebih personal mengapa ia tidak bisa pergi ke mana-mana saat ini. “Anak-anak sedang ujian, A-level dan GCSE. Itu yang menghentikan saya memesan tiket ke mana pun.”
Liburannya terakhir pun terbilang singkat. Barbados di momen Natal dan Tahun Baru harus dipersingkat setelah petinggi Old Trafford menghubunginya untuk membicarakan kemungkinan ia mengambil alih kursi kepelatihan.
Jadwal Pramusim Padat
Begitu musim berakhir, mesin kerja Carrick langsung berdenyut. Para pemain non-internasional dijadwalkan kembali ke pusat latihan pada pekan pertama Juli. Laga ujicoba perdana akan digelar 18 Juli melawan Wrexham, klub yang terkenal karena dimiliki oleh para bintang Hollywood, di Helsinki, Finlandia.
Setelah itu, United akan melanjutkan tur pramusim mereka dengan serangkaian laga yang tidak kalah menarik: melawan Rosenborg di Trondheim, Atletico Madrid di Stockholm, PSG di Gothenburg, hingga Leeds di Dublin.
Kabar terbaru menyebut ada kemungkinan tambahan laga melawan AC Milan di kota Wroclaw, Polandia, sebelum Liga Premier bergulir pada 22 Agustus.
United bahkan berencana kembali ke Irlandia untuk kamp pelatihan pramusim, mengulang pengalaman positif selama tiga malam di Carton House beberapa waktu lalu.
4 Rekrutan Jadi Prioritas
Di balik padatnya jadwal pramusim, Carrick juga akan menghadapi tantangan di bursa transfer. United menargetkan minimal empat penguatan: dua gelandang, satu penyerang, dan satu bek kiri. Jika Manuel Ugarte akhirnya dijual, opsi mendatangkan gelandang ketiga pun terbuka. Pelapis kiper juga masuk dalam radar.
Klub cenderung menyasar pemain berusia antara 22 hingga 26 tahun, mengacu pada keberhasilan musim ini bersama nama-nama seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Senne Lammens yang semuanya ada di rentang usia tersebut.
Namun Carrick juga tidak melupakan kontribusi para pemain muda yang berkembang pesat di bawah kepemimpinannya, Kobbie Mainoo (21), Leny Yoro (20), dan Ayden Heaven (19) jadi bukti nyata bahwa kepercayaan terhadap generasi muda berbuah hasil.
“Saya melihat banyak perkembangan, di atas lapangan maupun di luar lapangan. Ada aspek teknis yang terus meningkat, tapi juga ada rasa percaya diri yang tumbuh. Mereka mulai paham rasanya bermain di sini, menghadapi tekanan, dan melewatinya,” kata Carrick.
Ia pun menegaskan bahwa kepemimpinan tidak selalu berasal dari yang paling vokal. “Setiap pemain tumbuh ketika hasil-hasil bagus terus datang. Itu yang saya lihat, semua orang berkembang ketika tim bergerak ke arah yang benar.”
Musim panas sibuk. Tapi bagi Carrick, itulah yang ia inginkan.