John Herdman Antusias Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Berpeluang Cetak Sejarah

Megadream99 – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyambut antusias final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Laga perebutan gelar tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB.

Herdman menilai pertandingan puncak ini menjadi kesempatan besar bagi skuad Garuda setelah melewati perjalanan di turnamen. Indonesia kini hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengakhiri FIFA ASEAN Cup 2026 dengan trofi.

Pertandingan final juga memiliki arti khusus bagi Herdman dan para pemainnya. Ia melihat kesempatan tersebut sebagai momentum bagi Indonesia untuk mencatat sejarah di edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Sebelum menghadiri konferensi pers, Timnas Indonesia lebih dulu menjalani latihan resmi di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2026). Sesi latihan dimulai pukul 17.00 WIB dan dibuka untuk jurnalis selama 15 menit pertama, sebelum Herdman bertemu awak media di SUGBK pada pukul 19.00 WIB.

“Terima kasih atas kesabaran rekan-rekan media yang telah mengizinkan kami menyelesaikan sesi latihan terlebih dahulu. Kami sangat mengapresiasinya,” ujar Herdman.

Kesempatan Mencatat Sejarah

Herdman melihat final kontra Thailand sebagai hasil dari kerja keras para pemain selama mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih asal Inggris tersebut pun menegaskan bahwa timnya siap memberikan kemampuan terbaik dalam pertandingan penentuan.

“Kami sangat antusias. Tim akan melangkah masuk ke SUGBK besok dan memberikan segalanya demi negara. Peluang terbuka bagi kami untuk menjadi tim pertama yang mengangkat trofi bagi negara ini,” kata Herdman.

“Ini adalah kesempatan yang telah diperjuangkan dan layak didapatkan oleh banyak pemain di tim ini,” tambahnya.

Herdman Minta Indonesia Tetap Fokus

Meski peluang meraih gelar terbuka lebar, Herdman tidak ingin para pemain kehilangan fokus saat menghadapi Thailand. Kevin Diks dan kawan-kawan diminta tetap menjalankan proses yang sudah dipersiapkan serta memberikan respek kepada lawan.

“Namun, itu semua hanyalah sebuah peluang. Besok kami harus tampil, menghormati lawan, dan memercayai proses yang telah kami jalani,” ucap Herdman.

Herdman juga berharap dukungan penuh dari suporter di SUGBK dapat membantu pemain melewati tekanan pertandingan final. “Bersama para suporter, saya tahu mereka akan mendorong kami melewati garis akhir,” ujar pelatih berusia 51 tahun itu.

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *