Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!

Pelatih Juventus Luciano Spalletti memberikan instruksi dalam laga Liga Europa antara Juventus vs NEC Nijmegen di Turin, Italia, Kamis, 17 September 2026 (c) Marco Alpozzi/Lapresse via AP

Megadream99– Situasi Luciano Spalletti di Juventus semakin tidak nyaman menjelang pertandingan penting melawan Napoli di Serie A. Bukan hanya hasil buruk yang menjadi sorotan, metode kepelatihan sang pelatih juga mulai memicu ketidakpuasan di ruang ganti.

Menurut laporan La Stampa, sebagian pemain Juventus merasa kurang cocok dengan pendekatan latihan yang diterapkan Spalletti. Salah satu keluhan utama mereka adalah kebiasaan pelatih asal Italia tersebut yang dinilai terlalu banyak berbicara selama sesi latihan.

Kondisi itu disebut membuat waktu latihan banyak tersita untuk penjelasan dan diskusi. Akibatnya, intensitas latihan dinilai menurun karena para pemain harus menghabiskan lebih banyak waktu di sela-sela aktivitas di lapangan.

Situasi tersebut menambah tekanan terhadap Spalletti yang sedang berusaha memperbaiki performa Juventus. Ia bahkan telah menginstruksikan tim menjalani pemusatan latihan tertutup selama dua hari sebagai persiapan menghadapi Napoli.

Metode Latihan Spalletti Jadi Sorotan

Metode Latihan Spalletti Jadi Sorotan

Pemain Juventus Weston McKennie (kanan) merayakan gol bersama Andrea Cambiaso dalam laga Serie A antara Lecce vs Juventus di Lecce, Italia, Minggu, 25 Oktober 2026 (c) Giovanni Evangelista/LaPresse via AP

Laporan La Stampa menyebut ketidakpuasan sebagian pemain berkaitan langsung dengan cara Spalletti memimpin sesi latihan. Mereka menilai terlalu banyaknya instruksi dan pembicaraan membuat waktu latihan tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Keluhan tersebut muncul ketika Juventus membutuhkan peningkatan performa setelah melewati periode sulit di Serie A. Hingga sembilan pertandingan, Spalletti baru mengumpulkan 14 poin dan timnya menelan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir.

Tekanan terhadap pelatih berusia 67 tahun itu semakin besar setelah Juventus kalah 0-2 dari Genoa. Pada Kamis, CEO Giovanni Carnevali bahkan dikabarkan memberikan teguran keras di ruang ganti dan meminta para pemain bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih tim.

Meski belum ada pembicaraan formal mengenai penggantinya, sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Juventus. Stefano Pioli, Paulo Sousa, dan Antonio Conte disebut masuk dalam daftar kandidat yang berpotensi dipertimbangkan klub.

Sumber: La Stampa/Football Italia

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *