Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!

Ekspresi Michael Carrick saat Manchester United kalah 0-2 dari Chelsea di Stamford Bridge (c) AP Photo/Ian Walton

Megadream99 – Halloween menjadi malam yang menyeramkan bagi Manchester United. Bertandang ke Stamford Bridge, Sabtu (31/10) malam WIB, Setan Merah harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 0-2 pada pekan kesembilan Premier League.

Dua gol kemenangan The Blues dicetak Morgan Rogers dan Cole Palmer. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang periode buruk Manchester United yang kini gagal meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan beruntun di semua kompetisi.

Padahal, Manchester United sempat memperlihatkan permainan cukup menjanjikan pada babak pertama. Mereka bahkan sempat mencetak gol, tetapi dianulir VAR karena Matheus Cunha lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Situasi semakin sulit setelah Lisandro Martinez menerima kartu merah pada menit ke-64. Kekalahan dari Chelsea pun menjadi catatan kelam bagi MU karena mereka kini mengalami rentetan tanpa kemenangan terpanjang sejak 1988.

9 Laga Tanpa Kemenangan untuk MU

9 Laga Tanpa Kemenangan untuk MU

Duel antara Estevao dan Andrey Santos pada laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-9 Premier League 2026/2027 (c) AP Photo/Ian Walton

Catatan sembilan pertandingan tanpa kemenangan tersebut menjadi alarm serius bagi Manchester United. Rentetan hasil buruk itu terdiri dari lima kekalahan dan empat hasil imbang, dengan kemenangan terakhir mereka diraih saat menghadapi Sabah pada September lalu.

Berikut sembilan pertandingan terakhir Manchester United di semua kompetisi:

  • Kalah 0-1 dari Manchester City
  • Kalah 2-3 dari Brighton
  • Imbang 1-1 dengan Fulham
  • Imbang 1-1 dengan Tottenham
  • Kalah 2-0 dari Atletico Madrid
  • Imbang 1-1 dengan Leeds
  • Kalah 4-1 dari Como
  • Kalah 0-3 dari Bournemouth
  • Kalah 2-0 dari Chelsea

Rentetan tersebut menjadi catatan tanpa kemenangan terpanjang Manchester United sejak 1988. Kekalahan dari Chelsea membuat tekanan terhadap tim semakin besar, terutama karena mereka belum mampu menemukan konsistensi untuk mengakhiri tren negatif tersebut.

Mantan pemain Timnas Inggris, Joe Cole, turut menyoroti situasi yang dialami Michael Carrick. Ia menilai ada kemungkinan rasa marah dan frustrasi mendalam setelah berbagai upaya yang dilakukan demi klub belum membuahkan hasil positif.

“Menarik untuk mengetahui apa yang dipikirkan Michael Carrick; ia telah melakukan segalanya dengan tepat demi klubnya. Pasti ada kemarahan dan rasa frustrasi yang mendalam dalam dirinya,” ucap mantan pemain Timnas Inggris, Joe Cole, pada TNT Sport.

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *